Saturday, April 18, 2015

Ketika Keran Air Mati

Hari itu di Pesantren ada seorang tamu dari Mesir, sebut saja namanya Syaikh Amir. Ketika adzan Jum'atan berkumandang, semua santri bergegas menuju masjid. Tak ketinggalan Santri Sodron pun segera menuju tempat wudhu.

Setibanya disana, Sodron melihat Syaikh Amir yang tampak kebingungan sedang memutar-mutar kran air yang ternyata airnya tidak mau mengalir.

Melihat Sodron datang, segera Syaikh Amir bertanya kepada Sodron, "LI MAADZA BI HADZA YAA AKHII...?" (Ada apa dengan kran air ini wahai saudaraku..?)

Mendapat pertanyaan seperti itu Sodron sangatlah bingung. Secara waktu itu dia masih baru nyantri di pesantren dan belum mahir bahasa arab. Ingin rasanya Sodron segera pergi dari situ tapi dia segan. Sodron hanya bisa celingak celinguk dan memutar-mutar kran air. Sambil berfikir keras, apa bahasa arabnya kran airnya mati.

Setelah berfikir keras akhirnya Sodron menjawab sekenanya, "eh..anu.. emh ini YAA AQUAA INNA LILLAAHI WA INNA ILAIHI ROOJI'UUN...."

Syaikh Amir, "&%"'#_#%&%"'#_#%"