Showing posts with label Ulama Yang Tidak Menikah. Show all posts
Showing posts with label Ulama Yang Tidak Menikah. Show all posts

Sunday, April 19, 2015

RABI’AH AL-‘ADAWIYAH, Perempuan Ikon Cinta Tuhan

Rabi’ah al-‘Adawiyah. Namanya sering disebutkan sebagai Rabi’ah al-Qaisiyyah dari Basrah, Irak. Lahir tahun 180 H. Betapa populernya nama ini. Ia diingat orang, terutama dalam dunia sufisme, sebagai perempuan Ikon cinta Tuhan (al-Hubb al-Ilahi). Nama perempuan lain yang sering disebut kaum sufi falsafi adalah Layla bint Mulawwih, kekasih Qais yang kemudian terkenal dengan julukan “Majnun” (si gila).

Saturday, April 18, 2015

ABU AL-‘ALA AL-MA’ARRI, Cendikiawan, filsuf dan penyair buta yang skeptis

Abu al-‘Ala al-Ma’arri dikenal sebagai seorang cendikiawan, pemikir bebas dan filsuf. Tetapi namanya lebih masyahur sebagai penyair kelas atas dan sastrawan besar. Nama lengkapnya adalah Abu al-‘ala Ahmad bin Abd Allah bin Sulaiman al-Tannukhi al-Ma’arri. Al-Tannukh adalah sebutan yang dihubungkan dengan asal daerah nenek moyangnya di Tannukh, Yaman.

TAQI AL DIN IBNU TAIMIYAH (661-728 H./1262-1327 M)

Ulama besar yang memilih tidak menikah yang patut disebut adalah Imam Ibnu Taimiyyah. Nama lengkapnya adalah Taqi al-Din Ahmad bin Abd al Halim bin Abd al Salam bin Abd Allah bin Abu al-Qasim al Khidr bin Muhammad bin Khidhr bin Ali bin Abd Allah bin Taimiyah al Harani al Dimasyqi. Lahir di Haran, Damaskus pada bulan Rabi’ al Awal 661 H.

IBNU JARIR AL-THABARI

Ibnu Jarir al-Thabari . nama lengkapnya Abu Ja’far Muhammad bin Jarir al-Thabari (224-310 H/838-923 M). Lahir di Tabaristan, sebuah kota di Turkmenistan, Selatan Laut Kaspia. Ia dikenal sebagai Imam Mujtahid Mutlak, ahli tafsir, ahli hadits, sejarawan, faqih, Ushuli (ahli teori fiqh) dan ahli bahasa. Ia penulis yang sangat produktif. Ia menulis puluhan buku dalam berbagai bidang keilmuan Islam. Karyanya yang sangat terkenal antara lain : Tafsir al-Qur’an berjudul “Jami’ al-Bayan “an Ta’wil Ayi al-Qur’an” (30 jilid) dan “Tarikh al-Rusul, wa al-Anbiya wa al-Muluk wa al-Umam”, Sejarah para utusan Tuhan, para Nabi, Raja-raja dan bangsa-bangsa-bangsa, 8 jilid, masing-masing 700 halaman. Kemudian “Tahdzib al-Atsar”, “Ikhtilaf Ulama al-Amshar”, “Adab al-Qadhi” (Etika Hakim), dll.

IMAM ZAMKHSYARI AL-MU’TAZILI

Kali ini saya akan bahas ulama yang setengah Aswaja, paham aqidahnya Mu'tazilah tapi fiqhnya ikut Imam Hanafi. Ini jadi bahan wawasan agar kita tidak hanya tahu ulama Aswaja saja, kita ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Karena ilmu bisa didapat bahkan dari sesuatu yang paling buruk sekalipun.