Jika anda bertanya pesantren terdepan yang mencetak para penghafal Alqur’an dengan kualitas terbaik maka salah satu jawabannya adalah Pon-Pes Yanbu’ul Qur’an Kudus. Pesantren Alqur’an rintisan Kyai Agung Mbah Arwani Amin Said ini dikenal sebagai pesantren Alqur’an terbaik di Indonesia. Dan sekarang yang memimpin adalah beliau Si Mbah Kyai Ulin , putra pertama Mbah Arwani.
Friday, May 1, 2015
Trilogi Kyai-Kyai Ageng Khalidiyyah: Kyai Ageng Haji Ulin Nuha Arwani
Trilogi Kyai-Kyai Ageng Khalidiyyah: Kyai Munif Zuhri Girikusumo
Buyut Syaikhul Islam si Mbah Muhammad Hadi Giri Kusumo ini relatif masih muda. Tetapi trah biru yg menitis dari Guru Besar Tareqah Kholidiyyah menjadikannya dikaruniai Allah keistimewaan semenjak usia mudanya . Setiap malam jum’at tidak kurang 5000 murid selalu datang ke ‘Padepokan’ beliau di Bukit Giri Kusumo untuk bersama-sama membaca Maulid Ad Diba’. Tua-muda, lelaki-perempuan . Yang Khos serta yang awam setiap minggunya selalu menunggu setiap patah kata demi kata yg keluar dari mulut beliau.
Trilogi Kyai-Kyai Ageng Khalidiyyah: Kyai Salman Dahlawi Popongan
Penulis memberi judul tulisan ini ‘trilogi’ , karena ada tiga tokoh kali ini yang secara berurutan yang akan dituturkan mahasin (kebaikan) mereka, manaaqib mereka . Tentu apa yang akan anda baca hanyalah setitik saja dari lautan kemulyaan mereka bertiga. Kalau dipaksa menuliskan semuanya , pasti akan membutuhkan berjilid-jilid buku tentunya.
Mereka bertiga adalah KH. Salman Dahlawi , Murabbiy Kholidiyyah Popongan Klaten. Yang kedua adalah KH. Munif Zuhri , murabbiy Kholidiyyah Girikusumo Mranggen . Dan terahir adalah KH. Ulin Nuha Arwani , murabbiy Kholidiyyah Kwnaran Kudus.